Pemda Sumbawa
Beranda » Berita » Wabup Sumbawa Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Wabup Sumbawa Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Oplus_131072

Sumbawa-Besar, Suarasamawa.com– Pemerintah Kabupaten Sumbawa menunjukkan keseriusannya menyambut gelaran Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang akan dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) pada Mei hingga Agustus mendatang. Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menyatakan komitmen penuh dan dukungan tanpa syarat agar pendataan seluruh sektor usaha di daerah ini berjalan lancar dan sukses.

Dalam keterangan persnya di ruang kerja Wakil Bupati, Kamis (02/04/2026), Mohamad Ansori menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar agenda statistik nasional, melainkan fondasi utama untuk mewujudkan visi “Sumbawa Maju”. Menurutnya, data ekonomi yang akurat, mutakhir, dan terpercaya akan menjadi peta jalan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan, menarik investasi, serta mengembangkan potensi unggulan daerah.

“Sensus Ekonomi 2026 ini adalah ‘kunci pembuka’ bagi kita untuk melihat secara utuh denyut nadi perekonomian Sumbawa. Mulai dari usaha mikro, kecil, menengah, hingga korporasi besar. Tanpa data yang valid, kita seperti berjalan dalam kabut. Karena itu, saya ajak seluruh elemen masyarakat, terutama pelaku usaha dan penggiat ekonomi, untuk berpartisipasi aktif,” ujar Mohamad Ansori dengan tegas.

Orang nomor dua di lingkup Pemkab Sumbawa itu menjelaskan bahwa sensus kali ini memiliki tiga tujuan strategis. Pertama, menyediakan data struktur ekonomi terkini hingga level desa/kelurahan. Kedua, menyusun direktori aktif pelaku usaha yang akan menjadi sampel survei-survei ekonomi BPS hingga 2031 mendatang. Ketiga, menyediakan parameter untuk mengukur kontribusi ekonomi baru, seperti ekonomi digital dan usaha ramah lingkungan yang saat ini tumbuh pesat di Sumbawa.

Wakil Bupati yang akrab disapa H. Ansori itu juga tidak menampik adanya tantangan di lapangan, terutama menjangkau pelaku usaha informal di sektor pariwisata, pertanian, dan perdagangan keliling. Namun, ia optimistis dengan kerja sama antara petugas sensus (pencacah) yang kompeten dari BPS, perangkat desa, serta kesadaran masyarakat, target pendataan bisa melampaui ekspektasi.

Skor Adipura 28,50, Wabup Ansori Turun Gunung: “Jangan Buang Sampah di Bawah Jembatan!”

“Jangan takut atau enggan didata. Data BPS dijamin kerahasiaannya sesuai undang-undang. Justru, dengan ikut serta, usaha Bapak/Ibu akan terdata secara resmi. Ini membuka peluang akses permodalan, bantuan pemerintah, hingga pelatihan UMKM. Jangan sampai usaha kita tidak terakui hanya karena enggan disensus,” imbau H. Ansori sambil meyakinkan.

Ia juga menginstruksikan jajaran dinas terkait, seperti Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, serta camat dan kepala desa, untuk menjadi garda terdepan sosialisasi. Targetnya, tidak ada satupun pelaku usaha di 24 kecamatan yang terlewatkan, mulai dari penjual gorengan pinggir jalan, toko kelontong, bengkel, hingga eksportir hasil bumi.

Sensus Ekonomi 2026 akan berlangsung selama tiga bulan, dari Mei hingga Agustus. Petugas BPS yang dilengkapi tanda pengenal resmi akan mendatangi setiap tempat usaha. Masyarakat yang memiliki usaha, baik berbadan hukum maupun tidak, di rumah maupun di ruko, diminta menyiapkan data sederhana seperti jumlah karyawan, omzet, dan bidang usaha.

“Mari bergerak bersama untuk Sumbawa Maju. Sukseskan Sensus Ekonomi 2026. Dengan data yang lebih baik, ekonomi kita akan semakin kuat, dan kesejahteraan rakyat akan semakin nyata,” pungkas Mohamad Ansori mengakhiri pernyataannya.

Di akhir kesempatan, BPS Kabupaten Sumbawa juga mengingatkan bahwa pendataan ini gratis dan tidak dipungut biaya apapun. Bagi pelaku usaha yang ingin konsultasi, dapat menghubungi kantor BPS setempat. Sebuah langkah kecil berupa partisipasi dalam sensus, kelak akan menjadi lompatan besar bagi perekonomian Bumi Samawa.(San)

Wabup Ansori: Perang Melawan TPS Liar Kunci Lepas dari Zona Hitam Adipura

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement