Pemda Sumbawa
Beranda » Berita » Bukti Nyata Program Pemkab Sumbawa, 231 Miliar untuk Rakyat, IKM 88,80, Jalan Mantap 54 Persen dan 1,2 Juta Pohon Ditanam

Bukti Nyata Program Pemkab Sumbawa, 231 Miliar untuk Rakyat, IKM 88,80, Jalan Mantap 54 Persen dan 1,2 Juta Pohon Ditanam

Oplus_131072

Sumbawa-Besar, Suarasamawa.com– Pemerintah Kabupaten Sumbawa membuktikan komitmennya terhadap pembangunan yang berpihak pada rakyat. Sepanjang periode kepemimpinan Jarot-Ansori hingga saat ini, berbagai program strategis telah direalisasikan dengan capaian terukur yang mulai dirasakan langsung oleh masyarakat di berbagai sektor. Total investasi pembangunan yang dihadirkan melalui sinergi APBD dan APBN mencapai Rp231 miliar, sebuah angka yang menjadi fondasi bagi lompatan kemajuan daerah.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa pembangunan bukan sekadar realisasi anggaran, melainkan tentang dampak nyata bagi kehidupan masyarakat. “Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen menghadirkan pembangunan yang transparan, akuntabel, dan berdampak nyata. Data menunjukkan berbagai program telah memberikan hasil yang positif,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa tantangan ke depan adalah memastikan informasi pembangunan dapat diterima masyarakat secara lebih luas melalui komunikasi publik yang efektif.

Infrastruktur dan Ketahanan Pangan

Di sektor infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menggenjot pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi untuk memperkuat ketahanan pangan. Upaya ini sejalan dengan program strategis nasional, termasuk rencana pembangunan Bendungan Krekeh yang dinilai sebagai solusi jangka panjang mengatasi kekurangan air bersih. “Bendungan Krekeh ini menjadi jalan terakhir atau solusi final kita untuk menyelesaikan persoalan air bersih di Kabupaten Sumbawa,” tegas Dedy Heriwibowo saat menjelaskan proyek vital tersebut.

Di sisi lain, kondisi jalan mantap telah mencapai 54,11 persen dan terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah, terutama di kawasan selatan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.

Perkuat SPIP Terintegrasi, Pemda Sumbawa Gelar Workshop Pengendalian Korupsi

Sumbawa Hijau Lestari: Rehabilitasi 3.250 Hektare Lahan Kritis

Komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan diwujudkan melalui Program Sumbawa Hijau Lestari. Hingga pertengahan tahun 2026, program ini telah menjangkau 14 kecamatan dengan prioritas wilayah yang memiliki tutupan lahan kritis. Sebanyak 3.250 hektare lahan kritis telah direhabilitasi, melibatkan 85 Kelompok Tani Hutan, serta penanaman lebih dari 1,2 juta bibit sebagai langkah nyata menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk lahan dengan kategori kritis dan sangat kritis pemerintah menyiapkan pola penanaman pohon pionir yang cepat tumbuh, berakar kuat, dan mampu memperbaiki tanah,” ujar Dedy Heriwibowo.

Pelayanan Publik Predikat ‘Sangat Baik’

Di bidang pelayanan publik, Kabupaten Sumbawa mencatat prestasi membanggakan. Berdasarkan Laporan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Semester I Tahun 2026, Sumbawa memperoleh nilai 88,80 dengan Kategori A (Sangat Baik). Penilaian ini diperoleh dari survei terhadap 6.011 responden pada 135 unit layanan. Sebanyak 81,3 persen perangkat daerah berhasil meraih predikat A, sementara 63,7 persen unit layanan juga memperoleh kategori yang sama, mencerminkan peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.

Bupati Sumbawa Dampingi Menteri LH Tanam Mangrove di Labuhan Alas, Target 2 Miliar Pohon Tertanam

Testimoni Masyarakat dan Kolaborasi Multipihak

Manfaat pembangunan telah dirasakan langsung oleh masyarakat. Berbagai testimoni menunjukkan bahwa rehabilitasi irigasi membantu meningkatkan produktivitas pertanian, pembangunan infrastruktur memperlancar aktivitas ekonomi, serta berbagai program sosial dan lingkungan memberikan dampak positif terhadap kualitas hidup masyarakat. Dedy Heriwibowo juga menyoroti pentingnya kolaborasi multipihak, termasuk dalam program Perhutanan Sosial yang difasilitasi oleh Balai Perhutanan Sosial Denpasar melalui skema Fasilitasi Agroforestry Pangan dan Energi.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan terus memperkuat strategi komunikasi pembangunan melalui publikasi berbasis data, penyebarluasan kisah keberhasilan masyarakat, pemanfaatan media digital, serta keterbukaan informasi publik. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap berbagai program pemerintah sekaligus memperkuat partisipasi aktif dalam pembangunan daerah.

Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan, Kabupaten Sumbawa optimistis mampu mewujudkan visi “Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera” —dimana setiap program pembangunan tidak hanya tercatat sebagai capaian administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat.

Meski demikian, hasil survei menunjukkan masih terdapat tantangan dalam penyebarluasan informasi pembangunan. Sebagian masyarakat belum mengetahui secara utuh berbagai program unggulan yang telah dilaksanakan pemerintah. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk terus memperkuat komunikasi publik agar setiap keberhasilan pembangunan dapat diketahui dan dirasakan secara lebih luas.(san)

Kabid Kominfotiksandi Sumbawa Tekankan Komitmen Keterbukaan Informasi di Rakor dan Bimtek KI NTB 2026

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement