Pemda Sumbawa
Beranda » Berita » Wabup Ansori Bantu Korban Kebakaran Pemangong dan Minta PRKP Bangun Kembali Rumah Warga Terdampak

Wabup Ansori Bantu Korban Kebakaran Pemangong dan Minta PRKP Bangun Kembali Rumah Warga Terdampak

Oplus_131072

Sumbawa-Besar,Suarasamawa.com– Pemerintah Kabupaten Sumbawa menunjukkan respons cepat terhadap musibah kebakaran yang menghanguskan tiga unit rumah panggung dan merusak lima rumah lainnya di Dusun Pemangong A, Desa Lenangguar, Kecamatan Lenangguar, pada Sabtu sore (11/04/2026).

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.30 WITA itu tidak hanya menimbulkan kerugian material yang cukup besar, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam bagi puluhan jiwa yang kehilangan tempat tinggal.

Kepedulian pemerintah langsung diwujudkan dengan turunnya Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, ke lokasi kejadian pada Minggu (12/04/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi jajaran terkait, yakni Kabid II BPBD Dr. Rusdianto, Ar, serta perwakilan dari Dinas Sosial, Dinas Pangan, dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PRKP). Kedatangan rombongan disambut haru oleh warga yang masih berusaha menyelamatkan sisa-sisa harta benda dari puing-puing kebakaran.

Menurut kesaksian warga, api dengan cepat membesar karena angin kencang dan struktur rumah panggung yang sebagian besar terbuat dari kayu. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Lima rumah di sekitarnya juga terdampak akibat panas dan percikan api, meski tidak hangus sepenuhnya.

Di sela-sela peninjauan, Wabup Ansori menyampaikan rasa duka cita yang mendalam. “Kami menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita. Ini adalah duka kita bersama. Pemerintah Kabupaten Sumbawa tidak akan tinggal diam. Kami akan selalu hadir untuk masyarakat,” ujarnya dengan nada penuh empati di hadapan para korban yang berkumpul di balai dusun setempat.

Wabup Ansori di HUT ke-30 YPP NW Padasuka: Pesantren Benteng Generasi Muda

Lebih dari sekadar kata-kata, Wabup Ansori secara simbolis menyerahkan bantuan darurat berupa paket sembako, perlengkapan tidur, dan sandang dari Dinas Sosial serta Dinas Pangan. Bantuan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi sementara yang saat ini mengungsi ke rumah kerabat dan tetangga terdekat.

Yang menjadi sorotan utama adalah komitmen Pemkab Sumbawa untuk membangun kembali rumah-rumah warga yang habis terbakar. Wabup Ansori menegaskan bahwa Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PRKP) akan segera turun tangan. “Jangan khawatir. Pemerintah daerah akan membantu proses pembangunan kembali rumah bapak-ibu semua melalui Dinas PRKP. Kami akan kaji kebutuhan material dan tenaga, dan pastikan pembangunan bisa segera dimulai,” tegasnya.

Pernyataan ini disambut haru dan ucapan syukur oleh para korban. Seorang warga mengaku lega karena ada kepastian dari pemerintah. “Kami tidak menyangka pak wakil bupati langsung datang dan menjanjikan bantuan rumah. Ini sangat meringankan beban pikiran kami,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Selain menangani pascabencana, Wabup Ansori juga menyoroti aspek pencegahan ke depan. Ia menginstruksikan BPBD untuk melakukan evaluasi menyeluruh terkait kesiapsiagaan kebakaran di wilayah Lenangguar dan sekitarnya. “Kami akan tingkatkan pelayanan, khususnya penyediaan armada pemadam kebakaran dan sarana pendukung. Akses ke Lenangguar cukup jauh, ke depan harus ada unit pemadam di kecamatan atau desa terdekat,” ujarnya.

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat Sumbawa untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim kemarau. “Periksa instalasi listrik, jangan tinggalkan kompor menyala, dan pastikan saat bepergian rumah dalam kondisi aman. Keselamatan keluarga adalah yang utama. Mari jadikan musibah ini sebagai pelajaran berharga agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkas Wabup Ansori mengakhiri kunjungannya.

Dinkes Sumbawa Minta Masyarakat Waspada Penyakit Campak, Meski Di Sumbawa Masih Nihil

Pemkab Sumbawa berkomitmen untuk terus mendampingi para korban hingga proses pemulihan selesai. Bantuan psikologis bagi anak-anak yang mengalami trauma juga akan diberikan oleh Dinas Sosial bekerja sama dengan tenaga ahli.(San)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement