Sumbawa-Besar, Suarasamawa.com– Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) kini bernapas lega dengan adanya Dua unit mobil pemadam kebakaran baru dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI) dan langsung diuji coba dalam orientasi teknis di Markas Satuan Yonif TP 835/SYB, Kerekeh, Rabu (20/05/2026).
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si, dalam keterangannya kepada media ini, Kamis (21/05/2026), mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada Kemenhan RI.
“Alhamdulillah, kami mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa mengucapkan terima kasih atas adanya bantuan dua unit mobil pemadam dari Kemenhan RI. Hari ini kami melaksanakan orientasi teknis untuk memastikan kesiapan personel dalam mengoperasikan armada baru tersebut,” ujar Kadis Sahabuddin.
Kegiatan orientasi teknis yang digelar sehari sebelumnya itu berjalan lancar yang melibatkan personel Damkar Sumbawa. Mereka mendapatkan pelatihan langsung mengenai fitur-fitur terbaru mobil pemadam, prosedur pengoperasian, hingga simulasi penanganan kebakaran. Lokasi pelatihan sengaja dipilih di area markas batalyon agar suasana lebih kondusif dan mendukung latihan skala besar.
Dalam kesempatan yang sama, Danyonif TP 835/SYB Letkol Inf. Muhammad Arifianto yang didampingi Kasbrigif TP 31/PS Letkol Inf. Sulistyo Catur menyampaikan apresiasi dan harapannya. “Keberadaan dua unit mobil damkar ini diharapkan dapat membantu pelayanan pemadam kebakaran daerah dalam melayani masyarakat ke depan, terutama saat menghadapi kondisi darurat kebakaran maupun penyelamatan,” tegas Letkol Arifianto.

Oplus_131072
Ia menilai sinergi antara TNI dan pemerintah daerah sangat penting untuk memperkuat pelayanan publik, terutama di sektor kebencanaan dan penyelamatan
Kehadiran perwira TNI AD tersebut sekaligus menegaskan sinergi yang solid antara aparat pertahanan dan pemerintah daerah dalam upaya perlindungan masyarakat.
Masih Butuh Tambahan Armada
H. Sahabuddin mengungkapkan kondisi riil Damkar Kabupaten Sumbawa saat ini masih kekurangan armada fire truck untuk menjangkau seluruh wilayah pelayanan secara maksimal. Luasnya area kabupaten yang mencakup daratan hingga kawasan pesisir kerap menjadi kendala saat terjadi kebakaran di lokasi terpencil.
“Jangkauan pelayanan kami belum merata. Selama ini kami harus memutar armada yang ada, kadang waktu tempuh ke lokasi kejadian bisa lebih dari 30 menit. Dengan tambahan dua unit ini, kami bisa membuka zona pelayanan baru di beberapa wilayah,” jelasnya.
Kadis berharap penambahan armada ini menjadi titik balik peningkatan kualitas layanan. “Dengan adanya tambahan armada ini, pelayanan Damkar Sumbawa diharapkan semakin cepat dan optimal, khususnya di daerah yang selama ini masih membutuhkan jangkauan pelayanan pemadam kebakaran,” imbuhnya.
Menutup pernyataannya, H. Sahabuddin menyampaikan harapan besar bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa. Ia meyakini bahwa dua unit mobil damkar baru tersebut dapat memperkuat kesiapsiagaan petugas sekaligus memberikan rasa aman.
“Semoga armada baru ini dapat membantu meningkatkan pelayanan Damkar kepada masyarakat dan mendukung respon cepat dalam penanganan kebakaran maupun operasi penyelamatan lainnya,” harapnya.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa sendiri terus berkomitmen untuk meningkatkan sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran. Bantuan dari Kemenhan RI ini menjadi stimulus penting yang diharapkan segera disusul dengan pengadaan armada tambahan dari APBD.
Dengan dua unit mobil pemadam baru yang siap dioperasikan setelah orientasi teknis selesai, warga Sumbawa kini bisa sedikit lebih tenang. Setiap kali sirine meraung, bukan lagi hanya keterbatasan yang berbicara, tetapi kesiapan yang bergerak cepat.(san)


Komentar