Pemda Sumbawa
Beranda » Berita » PLN Jual 1.200 Paket Sembako Murah

PLN Jual 1.200 Paket Sembako Murah

Oplus_131072

Sumbawa-Besar,Suarasamawa.com– Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumbawa menggelar program “Terang Berkah Ramadan” yang tidak hanya menyalurkan listrik andal, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat melalui bazar murah paket sembako. Acara yang berlangsung di Lapangan Pahlawan Sumbawa ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP, serta para stakeholder dan warga setempat.

Senior Manajer Perencanaan PLN UP3 Sumbawa, Sigit Hariwibowo, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud kehadiran PLN di tengah masyarakat, tidak hanya saat terjadi gangguan listrik, tetapi juga dalam aksi sosial. “PLN ingin terus hadir bersama stakeholder dan warga Sumbawa, baik yang sudah berlangganan listrik maupun yang belum. Selama ini mungkin PLN identik dengan listrik, terutama saat mati lampu. Ternyata PLN juga bisa berbagi. Hari ini di bazar murah, kami membagikan 1.200 paket sembako,” ujar Sigit, Rabu (11/03/2026).

Sigit merinci, satu paket sembako yang biasanya dihargai Rp150.000 di pasaran, dapat ditebus masyarakat hanya dengan Rp70.000. Isinya berupa bahan pokok penting seperti minyak goreng, gula, dan kebutuhan lain yang sangat diperlukan saat sahur, berbuka, hingga persiapan Idul Fitri. “Yang tidak kalah penting, uang Rp70.000 itu bukan untuk PLN. Nantinya akan dikumpulkan dan dikembalikan lagi ke masyarakat melalui berbagai program, seperti tambah daya gratis, pasang baru gratis bagi yang tidak mampu, serta bantuan untuk fasilitas umum dan tempat ibadah. Jadi berkahnya makin bertambah,” tambahnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP, menyambut baik inisiatif PLN. Menurutnya, kegiatan ini mampu mendongkrak daya beli masyarakat sekaligus mengantisipasi inflasi daerah. Ia menyoroti bahwa inflasi di Sumbawa salah satunya dipicu oleh harga cabai yang sempat melonjak hingga Rp150.000 per kilogram, meski kini turun di angka Rp95.000. “Penyumbang inflasi terbesar kita adalah cabai. Ini tantangan bersama. Melalui operasi pasar dan gerakan menanam cabai, tomat di pekarangan rumah, kita harapkan harga bisa terkendali. Ini sejalan dengan semangat berbagi dari PLN,” ungkap Budi.

Lebih lanjut, Budi mengapresiasi peningkatan layanan PLN yang dinilai signifikan. “Alhamdulillah, sekarang kita tidak lagi menemukan mati lampu saat sahur atau berbuka. Dulu lagu ‘Mati Lampu’ sangat terkenal, kini kita bisa menikmati penerangan yang andal. Tepuk tangan untuk PLN!” ujarnya disambut riuh tamu undangan. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersihan kota dan lingkungan sebagai bentuk syukur dan gotong royong.

Skor Adipura 28,50, Wabup Ansori Turun Gunung: “Jangan Buang Sampah di Bawah Jembatan!”

Program “Terang Berkah Ramadan” PLN UP3 Sumbawa tahun ini tidak hanya meringankan beban warga dengan sembako murah, tetapi juga menghadirkan keberkahan melalui siklus sosial yang berkelanjutan. PLN berharap sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat terus terjaga untuk mewujudkan pelayanan listrik yang semakin andal dan kebermanfaatan yang meluas.(San)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement