Sumbawa-Besar, Suarasamawa.com–Komitmen Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam membenahi infrastruktur jalan di Pulau Sumbawa kembali ditegaskan. Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, bersama Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, melakukan pemantauan langsung terhadap progres pengerjaan jalan di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sering, Sumbawa, pada Selasa (06/10/2026).
Dalam kunjungan kerja tersebut, Gubernur Iqbal memastikan bahwa proyek perbaikan jalan provinsi yang melintas di depan fasilitas kesehatan vital tersebut akan rampung sesuai target tahun anggaran 2026. Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di Pulau Sumbawa menjadi perhatian serius pemerintah provinsi, tanpa mengesampingkan wilayah lainnya.
“In Shaa Allah seluruh jalan provinsi di Pulau Sumbawa akan kita benahi pelan-pelan, termasuk jalan depan RSUD Sering Sumbawa ini akan tuntas hingga November 2026. Begitu juga dengan jalan provinsi lainnya akan terus kita perbaiki agar masyarakat nyaman beraktivitas,” ungkap Gubernur Iqbal di hadapan awak media.
Gubernur Iqbal menjelaskan bahwa pemerintahan provinsi tidak membeda-bedakan kedua pulau, antara jalan di Lombok dan Sumbawa tetap menjadi prioritas pemerintah provinsi. Namun, ia menyadari bahwa keterbatasan anggaran dan sumber daya membuat pengerjaan tidak bisa dilakukan secara sekaligus. Oleh karena itu, pendekatan yang diambil adalah bertahap namun pasti, memastikan setiap ruas jalan yang dikerjakan memiliki kualitas yang tahan lama dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Kita pahami bersama bahwa kebutuhan infrastruktur di NTB sangat besar. Pemerintah provinsi berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, memastikan konektivitas antarwilayah berjalan lancar. Pembenahan jalan depan RSUD Sering ini adalah bagian dari ikhtiar besar kita untuk mempercepat akses layanan kesehatan dan pertumbuhan ekonomi di Sumbawa,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumbawa, Haji Mohamad Ansori, menambahkan bahwa sinergi antara Pemerintah Daerah (Pemda) dan Pemerintah Provinsi menjadi kunci utama dalam percepatan pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Menurutnya, kolaborasi ini bukan hanya soal anggaran, tetapi juga komitmen politik dan kesamaan visi dalam mensejahterakan masyarakat.
“Kami dan Pak Gubernur terus membangun sinergi. Membenahi infrastruktur merupakan misi pemerintah hingga 5 tahun ke depan. In Shaa Allah jalan mantap 80 persen menjadi prioritas,” jelas Wabup Ansori.
Wabup Ansori menekankan bahwa kehadiran jalan yang mulus di depan RSUD Sering memiliki arti strategis. Selain mempermudah akses pasien dan tenaga medis, perbaikan jalan ini juga akan memperlancar arus distribusi barang dan jasa dari dan menuju pusat-pusat ekonomi di Sumbawa. Ia berharap masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari proyek strategis ini dalam waktu dekat.
Lebih lanjut, Gubernur Iqbal juga menyoroti pentingnya pemeliharaan jalan pasca-perbaikan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pengguna jalan, untuk turut serta menjaga infrastruktur yang telah dibangun dengan susah payah. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting agar umur pakai jalan menjadi lebih panjang dan investasi pemerintah tidak terbuang sia-sia.
“Jalan yang bagus adalah hasil kerja keras kita bersama. Mari kita jaga bersama-sama. Jangan sampai ada oknum yang merusak atau melakukan aktivitas yang mempercepat kerusakan jalan. Ini aset kita untuk kenyamanan dan keselamatan bersama,” pesan orang nomor satu di NTB itu.
Pemantauan langsung oleh Gubernur dan Wakil Bupati ini juga menjadi ajang bagi pemerintah untuk mendengarkan aspirasi dari pihak RSUD Sering. Pihak rumah sakit menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah provinsi, karena akses jalan yang memadai sangat krusial dalam penanganan pasien gawat darurat.
Dengan target penyelesaian pada November 2026, pemerintah provinsi optimis bahwa seluruh ruas jalan provinsi di Pulau Sumbawa, khususnya yang menjadi akses utama fasilitas publik, akan segera tuntas. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan konektivitas antar kabupaten/kota di NTB, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Pengerjaan jalan depan RSUD Sering ini menjadi salah satu proyek prioritas yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menuntaskan persoalan infrastruktur dasar. Dengan pengawasan langsung dari kepala daerah, diharapkan tidak ada lagi kendala berarti yang menghambat penyelesaian proyek, sehingga masyarakat Sumbawa dapat segera menikmati jalan yang lebih aman dan nyaman. (san)


Komentar