Pemda Sumbawa
Beranda » Berita » 165 Paratehsl  Dibekali Pengetahuan Hukum untuk Mengabdi di Masyarakat

165 Paratehsl  Dibekali Pengetahuan Hukum untuk Mengabdi di Masyarakat

Oplus_131072

Sumbawa-Besar, Suarasamawa.com– Sebanyak 165 calon paralegal dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumbawa resmi mengikuti pembukaan Pelatihan Paralegal yang digelar secara virtual pada Senin (06/04/2026). Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Barat (NTB), serta Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Universitas Samawa (Unsa).

Pelatihan yang berlangsung penuh antusiasme ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos, M.AP. Dalam sambutannya, Sekda Budi menegaskan bahwa kehadiran paralegal di tengah masyarakat bukan sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjembatani akses keadilan bagi warga yang kurang memahami seluk-beluk hukum.

“Kami berharap para peserta dapat langsung mengaplikasikan ilmu yang diperoleh, terutama dalam membantu penyelesaian persoalan hukum sederhana di lingkungan masing-masing secara tepat dan bertanggung jawab,” ungkap Sekda Budi saat memberikan arahan di ruang Lantai 1 Kantor Bupati yang terhubung dalam jaringan.

Menurut Sekda, pemahaman dasar hukum dan praktik pendampingan yang akan diajarkan selama pelatihan ini menjadi bekal utama bagi para paralegal untuk bertindak profesional. Ia juga mengingatkan bahwa meskipun bukan pengacara, peran paralegal sangat strategis dalam memberikan edukasi hukum, membantu pembuatan dokumen, hingga menjadi mediator dalam sengketa ringan di tingkat desa.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari Kanwil Kemenkumham NTB dan akademisi LKBH Unsa. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan sistem peradilan Indonesia, keterampilan mediasi, teknik pendampingan hukum, hingga etika profesi paralegal. Metode pelatihan dirancang interaktif, dengan simulasi kasus-kasus yang kerap terjadi di masyarakat Sumbawa, seperti sengketa batas tanah, konflik keluarga, dan persoalan ketenagakerjaan sederhana.

Sekda Sumbawa Rakor bersama Menteri ATR/BPN Guna Selaraskan Kebijakan Tata Ruang Daerah

Kepala Kanwil Kemenkumham NTB dalam sambutannya yang disampaikan secara daring turut mengapresiasi langkah cepat Pemkab Sumbawa. “Kabupaten Sumbawa menjadi salah satu daerah yang serius mencetak paralegal terlatih. Ini sejalan dengan program nasional untuk mendekatkan layanan hukum ke akar rumput,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LKBH Unsa menambahkan bahwa para peserta Paralegal ini akan mendapatkan sertifikat setelah dinyatakan lulus ujian praktik. “Kami akan terus mendampingi mereka pasca-pelatihan melalui klinik konsultasi hukum gratis,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Sekda Budi Prasetiyo berpesan agar ilmu yang diperoleh tidak berhenti sebagai teori. “Jadilah paralegal yang berintegritas, jujur, dan berpihak pada keadilan. Mari kita bangun kesadaran hukum dari desa-desa di Sumbawa,” tegasnya.

Dengan terlaksananya pelatihan ini, Kabupaten Sumbawa optimistis mampu menekan angka perkara hukum yang tidak perlu dan mempercepat penyelesaian masalah di tingkat komunitas, sekaligus memperkuat supremasi hukum berbasis kearifan lokal.(San)

 

Ketua DPRD Sumbawa bersama Menteri ATR/BPN Bahas Percepatan Revisi RTRW

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement